Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2021

Kalau Umar Meninggal Nanti

"Ummi, kalau Umar meninggal nanti. Jangan biarkan kuburan Umar diberi beban kecuali tanah dan dadung yang menutupi jasad umar yang sudah terbalut kafan." sepulang dari diniyah menjelang sore ini, umar tetiba membicarakan kematian. Sambil duduk disampingku dia memegang tanganku erat. "Kenapa umar tiba-tiba membicarakan kematian?" ku usap rambutnya yang mulai panjang dan kutanyakan alasannya yang tiba-tiba membahas kematian. Kami sebenarnya sering membahas kematian...saling mengingatkan diri kami masing-masing bahwa kami kelak akan terbujur kaku berbalut kafan, kemudian ditinggalkan sendirian di ruang sempit yang hanya cukup untuk badan kita untuk kemudian mempertanggung jawabkan amanahNya selama kita menghirup udara kehidupan di dunia. Dari balik jendela ruang tamu atau jendela kamar Aufa, kami biasa melihat tepat ke depan ke bagian utara yang terdapat makam disana dan mengingat kematian untuk kemudian saling mengingatkan tentang jatah hidup yang harusnya diisi denga...

little story

Gambar
Di kelasnya DPIB 1 ada 33 orang dengan jumlah siswa lebih banyak dari siswi. Bahkan saat satu kelas itu di bagi dua kelompok, kelompok A terdiri dari sekian belas siswa laki-laki dan 1 orang siswi.  AKL justru kebalikannya, ada 1 kelas dimana hanya ada 3 siswa laki-laki disana.  Gambar 2 D dan 3 D Alhamdulillah sudah dikuasainya, Biidznillah. Karena terbiasa menggunakan Binder dan Photoshop jadi lumayan membantu saat mulai kenalan dengan AutoCAD.  Sejak PTM mulai mengejar kompetensi diantaranya kemampuan menggunakan AutoCAD. Setelah mendapatkan vaksin dosis 1, dia menunggu dosis 2 namun belum dapat juga. Hari Sabtu ada jadwal dosis 1 namun yang mendapat jadwal vaksin dari kelas Umar hanya 2 orang, dua-duanya perempuan, Tita dan.. Siapa lagi ya, saya lupa lagi.  Nama Tita cukup familiar karena dia wakil KM, KM nya Umar. Tita juga termasuk siswi yang aktif dan baik. Saya pernah minta bantuannya untuk membelikan parasetamol dan air minum saat Umar sakit di s...

Misteri

Bagi Umar, kata 'misteri' itu membawa berkah... Karena darinya dia memiliki segudang ide untuk bahan cerita. #umar_11year 28 September 2016

PTS

Gambar
Gambarnya sengaja diambil yang paling buram biar teu di protes, "ummi, ngapload photo umar?" Hee.. Salah satu fungsi keberadaan HP dan medsos ya itu 😂. Jadi yang masih suka julidin status orang, ada baiknya ngarenghap dalam-dalam sambil nanya ke diri sendiri, "kalau saya nggak nyaman dengan postingan orang lain,kenapa saya harus main di medsos? " Ada yang julid kitu? Potensi bertemu yang seperti itu mah akan selalu ada, di dunia nyata juga di media sosial. Seperti itulah hidup, kita tak hanya dipertemukan dengan orang-orang yang anteng adem ayem atau happy happy saja baca postingan orang atau saat ngobrol sama seseorang, akan ada juga orang yang berfikir dengan caranya sendiri yang tak jarang meleset dari kondisi sebenarnya.  Hmm.. Muqoddimah yang selalu tak sesuai photo ya?! 😁 Setelah mengantar kakaknya ke tempat magang, disinilah dia menjejak waktunya, bersama laptop mengerjakan PTS nya. MasyaAllah mendapat nilai 80 untuk yang baru ketemu pelajaran ...

Jadwal Praktek Hari Ke-dua

Gambar
Seperti biasa Umar berangkat jam 6 Pagi, hari ini pulang lebih cepat yakni jam 12 kurang. Sepulang sekolah Umar cerita kalau dia hampir terjatuh di jembatan yang menghubungkan kampung Sandaan dan Karangsari.  Cukup khawatir juga soalnya jembatannya belum rampung sedangkan jalan paling cepat memang melewati jembatan itu.  'Alaa kulli haal semoga Allah lindungi Umar dimanapun berada.  Balananjeur, Selasa, 21 September 2021