Quiz

Hari ini jadwal PTS estimasi biaya kontruksi, berangkat lebih siang dari sebelumnya. Jangan kaget dengan kebiasaan anak cowok, ngerjain tugasteh suka DL. Dl nya nggak nanggung-nanggung, tugas buat hari..hmm hari apa sekarang teh? Oh iya hari Rabu, dikerjakan jam 2 malam sampai menjelang berangkat sekolah. Sarapan teh sambil ngerjakan tugas. 

Tugasnya sebanyak itu? Dari jam 2 sampai setengah 7 pagi ngerjain tugas? No, emang banyak sih tapi nggak sampai sekian jam 'ngadekul' ngerjain tugas. Ada jadwal tahajud, ada jadwal mandi, ada shalat shubuh, jadwal Alma'surat, jadwal tilawah.. Tapi sarapanmah tetaaaap sambil ngerjain tugas. 

Buat ummahat yang punya anak cowok, jangan cape-cape speak up minta anak ideal sesuai konsep ideal kita saat mengerjakan tugas. Cukup nikmati peran, do'akan, dan senyumin aja 😅

Setelah 12 tahun pertama saat membersamai anak, tahun-tahun selanjutnya lebih ke.. Ibu yang mulai belajar lebih dari anak. 

12 tahun pertama juga sebenarnya menjadi saat ibu berproses dan belajar, baik belajar menjadi ibu ataupun belajar tentang anak. Tapi ada yang berbeda saat anak menyelesaikan usia 12 tahun pertamanya, "apa itu?" Nanti saya ceritakan versi saya, eh versi pengalaman kecil yang Allah titipkan insyaAllah. 

Well, we'll be back about cerita Umar hari ini. Setelah masuk DPIB saya mulai tahu beberapa istilah yang awalnya kurang familiar ditelinga saya, setiap akan berangkat atau pulang sekolah dia selalu cerita kegiatannya dan apa yang dia pelajari hari itu. Kendalanya, ide-idenya, dan banyak hal yang membuat ummi bisa belajar banyak baik tentangnya mauoun tentang dunia yang ia geluti. 

Oh ya kemaren jadwal Quiz estimasi bahan pondasi, yang ummi tahu membangun rumah ini begini dan begitu namun ternyata ada ilmunya, mendengarkan penjelasan Umar membuat ummi faham InsyaAllah.

"Hari ini ujiannya lisan atau tulisan, ya Mi? Mudah-mudahan tulisan, Umar lebih siap tulisan. Tapi kalau ternyata lisan juga nggak apa-apa sih, InsyaAllah Umar siap. Do'akan Umar ya Mi!" Sambil memakai helmnya dia bernarasi, saya diam menyimak sambil memanjatkan do'a terbaik untuknya. 

"Semoga Allah mudahkan dan lancarkan ujian dik Umar, semoga Allah berkahi dan muliakan dik Umar dengan keshalihan pribadi dalam segala kesempatan." Dia tersenyum mengaminkan lalu pamit berangkat, tanpa jaket, padahal jarak rumah ke sekolah lumayan jauh. 

By the way, jadwal quiz yang kemarin di undur karena beberapa sebab terutama materinya ada yang belum tersampaikan, ada beberapa siswa yang belum faham, "kalau adik sudah faham?" Tanya saya penasaran. 

"InsyaAllah Mi. Umar dapat tugas membantu guru membimbing teman-teman yang belum faham tentang autocad juga." 

Di kelas Umar ada sekitar 33 an siswa dengan jumlah siswi hanya 5 orang: Tita, Mira, Mutiara, Sri, dan.. Hmm saya lupa yang satu lagi. Oh ya kalau tidak salah namanya sita, eh tapi nanti deh saya tanyain lagi. 

"Umar sebangku sama siapa?" Saya memang ibu yang suka kepo. 

"Sekarang mah sendiri-sendiri, Mi." Jawabnya. 

Oh iya ya sekarang mah kan sedang masanya distancing. Hee.. 

Walas Umar di kelas 11 ini bernama Bu Yuli, beliau sangat baik. Saya sering berkomunikasi dengan beliau tentang Umar, kalau waktu kelas 10 mah walasnya Bu Zahro. MasyaAllah hadza min fadhli Rabbi, beliau juga sangat baik. 

Balananjeur, Rabu, 6 Oktober 2021

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Learning Camp (Day 1)